1. Pendaftaran calon santri Tgl 20 April - 30 Mei 2009
2. Tes Masuk Tgl 31 Mei 2009
3. Pengumuman Hasil Tes Tgl 7 Juni 2009
Senin, 27 April 2009
RINCIAN BIAYA SMA IT DARUL QUR'AN
PILIHAN A
1. SPP Rp 750.000,-
2. Buku Pelajaran Rp 900.000,-
3. Baju Seragam Rp 550.000,-
4. Kegiatan Sekolah Rp 850.000,-
a. MOS Rp 150.000,-
b. Outdoor Rp 500.000,-
c. Evaluasi Rp 200.000,-
5. Sewa Kelengkapan Rp 1.800.000,-
a. Kasur Rp 500.000,-
b. Ranjang Rp 800.000,-
c. Lemari Rp 500.000,-
TOTAL BIAYA Rp 4.850.000,-
PILIHAN B
1. SPP Rp 800.000,-
2. Buku Pelajaran Rp 900.000,-
3. Baju Seragam Rp 550.000,-
4. Kegiatan Sekolah Rp 850.000,-
a. MOS Rp 150.000,-
b. Outdoor Rp 500.000,-
c. Evaluasi Rp 200.000,-
5. Sewa Kelengkapan Rp 1.800.000,-
a. Kasur Rp 500.000,-
b. Ranjang Rp 800.000,-
c. Lemari Rp 500.000,-
TOTAL BIAYA Rp 4.900.000,-
PILIHAN UANG PANGKAL
a. Rp 1.500.000,-
b. Rp 2.000.000,-
MENGAPA ADA PILIHAN?
a. Pilihan diberikan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua.
b. Pilihan lebih tinggi dalam rangka memberikan subsidi bagi anak yatim, yang memang
diberikan beasiswa penuh oleh pihak Yayasan Darul Qur'an Mulia
1. SPP Rp 750.000,-
2. Buku Pelajaran Rp 900.000,-
3. Baju Seragam Rp 550.000,-
4. Kegiatan Sekolah Rp 850.000,-
a. MOS Rp 150.000,-
b. Outdoor Rp 500.000,-
c. Evaluasi Rp 200.000,-
5. Sewa Kelengkapan Rp 1.800.000,-
a. Kasur Rp 500.000,-
b. Ranjang Rp 800.000,-
c. Lemari Rp 500.000,-
TOTAL BIAYA Rp 4.850.000,-
PILIHAN B
1. SPP Rp 800.000,-
2. Buku Pelajaran Rp 900.000,-
3. Baju Seragam Rp 550.000,-
4. Kegiatan Sekolah Rp 850.000,-
a. MOS Rp 150.000,-
b. Outdoor Rp 500.000,-
c. Evaluasi Rp 200.000,-
5. Sewa Kelengkapan Rp 1.800.000,-
a. Kasur Rp 500.000,-
b. Ranjang Rp 800.000,-
c. Lemari Rp 500.000,-
TOTAL BIAYA Rp 4.900.000,-
PILIHAN UANG PANGKAL
a. Rp 1.500.000,-
b. Rp 2.000.000,-
MENGAPA ADA PILIHAN?
a. Pilihan diberikan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua.
b. Pilihan lebih tinggi dalam rangka memberikan subsidi bagi anak yatim, yang memang
diberikan beasiswa penuh oleh pihak Yayasan Darul Qur'an Mulia
TEKNIS PENDAFTARAN ULANG
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Bagi para calon santri yang telah dinyatakan lulus, kami mengucapkan selamat bergabung dalam keluarga besar PESANTREN TERPADU DARUL QUR'AN. Semoga Allah memberikan bimbingan-Nya kepada seluruh kita semua.
Sebagai tindak launjutnya kami harapkan para wali santri melakukan proses registrasi ulang sebagai berikut:
1. Membayar 50 % dari total biaya awal yang telah disepakati paling lambat tanggal 11 Mei 2009
2. Setoran pembayaran dapat dilakukan secara tunai di sekretariat Pesantren Terpadu
Darul Qur'an melalui Rekening BANK MANDIRI SERPONG NO. 128 000 506 6367
3. Mengirim bukti transfer rekening ke nomor FAX (021) 7587 2655
4. Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi: (021) 7587 2624
Jazakumulloh khoiron.
Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Bagi para calon santri yang telah dinyatakan lulus, kami mengucapkan selamat bergabung dalam keluarga besar PESANTREN TERPADU DARUL QUR'AN. Semoga Allah memberikan bimbingan-Nya kepada seluruh kita semua.
Sebagai tindak launjutnya kami harapkan para wali santri melakukan proses registrasi ulang sebagai berikut:
1. Membayar 50 % dari total biaya awal yang telah disepakati paling lambat tanggal 11 Mei 2009
2. Setoran pembayaran dapat dilakukan secara tunai di sekretariat Pesantren Terpadu
Darul Qur'an melalui Rekening BANK MANDIRI SERPONG NO. 128 000 506 6367
3. Mengirim bukti transfer rekening ke nomor FAX (021) 7587 2655
4. Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi: (021) 7587 2624
Jazakumulloh khoiron.
Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Pesantren Darul Qur'an alhamdulillah sudah melangsungkan ujian PSB tuntuk gelombang kedua. Dari gelombang pertama sudah diterima 39 santri baru. untuk gelombang kedua ini insya Allah akan diterima sebanyak 21 orang santri, sehingga total keseluruhan santri yang akan bergabung di Darul Qur'an sebanyak 60 orang santri.
Bagi kami para khodimul ma'had, bersyukur kepada Allah diiringi munajat agar kami diberikan kemampuan untuk menerima dan menjalankan amanah umah ini dengan baik. semoga semua kepercayaan dapat kami jalankan dengan penuh keyakinan dan kesungguhan.
selanjutnya berikut nama-nama santri yang dinyatakan lulus diterima di pesantren Darul Qur'an pada gelombang kedua:
1. Rifqi Ramadhon
2. Hamasah Izzatulhaq
3. M. Ashfareza Reisyahri
4. M. Hanif Kasyfillah
5. Ahmad Arif Fikri
6. Mahri Muhammad
7. Iqbal Akhdan Naufal
8. M. Shabrun Jamil
9. M. Hudzaifah (Yatim)
10. M. Ihsan Fahmi
11. M. Ihsan Robbani
12. A. Fachruddin
13. M. Imanulhaq Shidiq
14. M. Rifqi Hidayat (Yatim)
15. Ahmad Faruqi
16. Bassim Fuadi
17. Akbar Hasan Syazili
18. M. Thoriq Susanto
19. Fathan Mubina
20. M. Furqon
21. Ryan Firmansyah
Cadangan:
1. Ammar Havizal Fachriansyah
2. Dika Hasto M. Afif
3. Haidar Al-Ghifari
4. M. Jundi Farhan
5. Rifqi Fauzi
Bagi santri yang lulus diberikan waktu untuk konfirmasi dengan menyelesaikan pembayaran 50 % dari seluruh biaya awal santri baru, dengan masa tenggang waktu sejak tanggal 27 April 2009 sampai dengan tanggal 11 Mei 2009.
Melalui blog ini juga kami menyampaikan ucapan selamat kepada Ustadz Nurul Ihsan, Ustadz Abu Musa Al-Asy'ari dan Ustadz Zulkarnaen atas kelahiran mujahid dan mujahidah pertama mereka, sehingga bertambah jumlah keluarga besar DARUL QUR'AN.
JAZAKUMULLAH KHOIROL JAZA'.
Bagi kami para khodimul ma'had, bersyukur kepada Allah diiringi munajat agar kami diberikan kemampuan untuk menerima dan menjalankan amanah umah ini dengan baik. semoga semua kepercayaan dapat kami jalankan dengan penuh keyakinan dan kesungguhan.
selanjutnya berikut nama-nama santri yang dinyatakan lulus diterima di pesantren Darul Qur'an pada gelombang kedua:
1. Rifqi Ramadhon
2. Hamasah Izzatulhaq
3. M. Ashfareza Reisyahri
4. M. Hanif Kasyfillah
5. Ahmad Arif Fikri
6. Mahri Muhammad
7. Iqbal Akhdan Naufal
8. M. Shabrun Jamil
9. M. Hudzaifah (Yatim)
10. M. Ihsan Fahmi
11. M. Ihsan Robbani
12. A. Fachruddin
13. M. Imanulhaq Shidiq
14. M. Rifqi Hidayat (Yatim)
15. Ahmad Faruqi
16. Bassim Fuadi
17. Akbar Hasan Syazili
18. M. Thoriq Susanto
19. Fathan Mubina
20. M. Furqon
21. Ryan Firmansyah
Cadangan:
1. Ammar Havizal Fachriansyah
2. Dika Hasto M. Afif
3. Haidar Al-Ghifari
4. M. Jundi Farhan
5. Rifqi Fauzi
Bagi santri yang lulus diberikan waktu untuk konfirmasi dengan menyelesaikan pembayaran 50 % dari seluruh biaya awal santri baru, dengan masa tenggang waktu sejak tanggal 27 April 2009 sampai dengan tanggal 11 Mei 2009.
Melalui blog ini juga kami menyampaikan ucapan selamat kepada Ustadz Nurul Ihsan, Ustadz Abu Musa Al-Asy'ari dan Ustadz Zulkarnaen atas kelahiran mujahid dan mujahidah pertama mereka, sehingga bertambah jumlah keluarga besar DARUL QUR'AN.
JAZAKUMULLAH KHOIROL JAZA'.
Rabu, 13 Agustus 2008
TRIP TO LIUZHOU CITY
Liuzhou merupakan nama kota di RRT. Letaknya di bagian timur. Tepatnya di Region Otonomi Guangxi, RRT. Kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 1,4 juta jiwa dan memiliki luas wilayah 5.250 km².
Liuzhou City tepatnya adalah salah satu kota di Propinsi Guangxi. Kota ini terkenal dengan sebutan “City of the Dragons”. Dalam legenda Cina diceritakan bahwa pada masa Dinasti di Utara dan Selatan Cina (420 – 589 M) ada 8 ekor naga muncul dari Sungai Liujiang. Maka sejak saat itu kota ini dikenal dengan debutan Kota Naga.
Kota ini terkenal dengan keindahan landscape taman dan bukitnya. Pohon-pohon hijau menghiasai sepanjang perjalanan menuju kota Liuzhou. Obyek wisata yang cukup terkenal adalah Pemandangan di sungai Liujiang, yang terletak di daerah otonomi Zhuang Guangxi. Kota ini juga termasuk kota industri yang tengah berkembang pesat, yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya.
Cuaca di kota Liuzhou hangat dan menyenangkan. Ada banyak tempat indah untuk melihat pemandangan dan merasakan hembusan angin yang sejuk di sepanjang Sungai Liujiang. Ada pula a floating jade belt, the towering crags of Fish Peak Hill (Ma'anshan), and Goose Hill (Eshan). Kota ini juga tempat yang sangat bernilai bagi para arkeolog untuk melakukan kajian antropologinya.
Rombongan berangkat dari kota Nanning sekitar jam 08.05 pagi kemudian sampai di tempat penginapan jam 11.45 tengah hari. Mengingat sebagian besar rombongan beragama Islam, dari pihak panita pun memberikan pelayanan terbaik dengan mengajak makan siang di Moslem Restaurant. Sungguh pengalaman menarik bisa makan bersama di restoran Muslim yang otomatis kita merasa lebih tenang dan nyaman.
Selesai lunch di restoran Muslim, rombongan berangkat kembali ke hotel Ze FENA untuk take a nap sampai jam 15.00. Pukul 15.00 rombongan berangkat kunjungan pabrik yang ada di kota Liuzhou, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jamuan dinner dengan pejabat lokal kota Liuzhou. Setelah dinner kami menelusuri sungai Liu dengan wisata airnya yang menarik seperti; boat cruise, waterfall sightseeing, beautiful bridge with lamps, and the clean river itself.
Nothing I can say, except Robbana ma kholaqta haza bathila, subhanaka faqina ‘azabannar. Sungguh besar dan agung nikmat yang Allah berikan kepada penduduk kota Liuzhou, walaupun sebagian besar mereka kufur kepada Allah. Itulah bukti kasih sayang Allah kepada manusia, akan tetapi manusianya saja yang tidak menyadari dan mensyukuri nikmat yang diberikan. Sungguh tidak ada daya dan upaya bagi manusia, ketika Allah hendak menghilangkan itu semua.
Pelajaran buat bangsaku:
1. Sungai bisa menjadi wisata yang sangat menarik jika dikelola dengan baik
2. Kebersihan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pariwisata
3. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hak milik bersama harus ditumbuhkan, dengan demikian keindahan yang dimiliki Publio tidak mudah dirusak.
4. Saatnya pemerintah memikirkan masa depan Indonesia untuk terus maju, tidak hanya memikirkan kepentingannya masing-masing.
Demikian kisah perjalanan 13 Agustus 2008 di Liuzhou, Guangxi, China
Liuzhou City tepatnya adalah salah satu kota di Propinsi Guangxi. Kota ini terkenal dengan sebutan “City of the Dragons”. Dalam legenda Cina diceritakan bahwa pada masa Dinasti di Utara dan Selatan Cina (420 – 589 M) ada 8 ekor naga muncul dari Sungai Liujiang. Maka sejak saat itu kota ini dikenal dengan debutan Kota Naga.
Kota ini terkenal dengan keindahan landscape taman dan bukitnya. Pohon-pohon hijau menghiasai sepanjang perjalanan menuju kota Liuzhou. Obyek wisata yang cukup terkenal adalah Pemandangan di sungai Liujiang, yang terletak di daerah otonomi Zhuang Guangxi. Kota ini juga termasuk kota industri yang tengah berkembang pesat, yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya.
Cuaca di kota Liuzhou hangat dan menyenangkan. Ada banyak tempat indah untuk melihat pemandangan dan merasakan hembusan angin yang sejuk di sepanjang Sungai Liujiang. Ada pula a floating jade belt, the towering crags of Fish Peak Hill (Ma'anshan), and Goose Hill (Eshan). Kota ini juga tempat yang sangat bernilai bagi para arkeolog untuk melakukan kajian antropologinya.
Rombongan berangkat dari kota Nanning sekitar jam 08.05 pagi kemudian sampai di tempat penginapan jam 11.45 tengah hari. Mengingat sebagian besar rombongan beragama Islam, dari pihak panita pun memberikan pelayanan terbaik dengan mengajak makan siang di Moslem Restaurant. Sungguh pengalaman menarik bisa makan bersama di restoran Muslim yang otomatis kita merasa lebih tenang dan nyaman.
Selesai lunch di restoran Muslim, rombongan berangkat kembali ke hotel Ze FENA untuk take a nap sampai jam 15.00. Pukul 15.00 rombongan berangkat kunjungan pabrik yang ada di kota Liuzhou, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jamuan dinner dengan pejabat lokal kota Liuzhou. Setelah dinner kami menelusuri sungai Liu dengan wisata airnya yang menarik seperti; boat cruise, waterfall sightseeing, beautiful bridge with lamps, and the clean river itself.
Nothing I can say, except Robbana ma kholaqta haza bathila, subhanaka faqina ‘azabannar. Sungguh besar dan agung nikmat yang Allah berikan kepada penduduk kota Liuzhou, walaupun sebagian besar mereka kufur kepada Allah. Itulah bukti kasih sayang Allah kepada manusia, akan tetapi manusianya saja yang tidak menyadari dan mensyukuri nikmat yang diberikan. Sungguh tidak ada daya dan upaya bagi manusia, ketika Allah hendak menghilangkan itu semua.
Pelajaran buat bangsaku:
1. Sungai bisa menjadi wisata yang sangat menarik jika dikelola dengan baik
2. Kebersihan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pariwisata
3. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hak milik bersama harus ditumbuhkan, dengan demikian keindahan yang dimiliki Publio tidak mudah dirusak.
4. Saatnya pemerintah memikirkan masa depan Indonesia untuk terus maju, tidak hanya memikirkan kepentingannya masing-masing.
Demikian kisah perjalanan 13 Agustus 2008 di Liuzhou, Guangxi, China
Minggu, 10 Agustus 2008
REFLEKSI KEMERDEKAAN RI KE-63 DARI NEGERI TIRAI BAMBU
Arti sebuah kemerdekaan...
Refleksi Selebrasi Kemerdekaan Indonesia yang ke-63
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah mengabulkan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia melawan musuh-musuhnya yang lebih canggih dan modern.
Sungguh besar jasa-jasa para pejuang, para pahlawan terdahulu.
Mereka korbankan harta, tenaga, waktu, pikiran bahkan jiwa mereka
Untuk meraih cita-cita yang agung
Kemerdekaan negeri ini dari penjajahan yang menindas dan menyakitkan.
Mereka tidak ingin generasi setelah mereka tetap terjajah
Ditindas oleh bangsa asing
Walaupun untuk itu mereka harus menunda kebahagiaan hidup saat itu
Mereka haurs mengorbankan yang paling berharga pada diri manusia, yaitu KEHIDUPAN
Para pejuang hanya berpikir bagaimana bangsa ini nantinya..
Mereka berbaris dalam satu barisan, berkumpul di bawah panji yang satu panji perjuangan.
Mereka tinggalkan kampung halaman
Mereka tinggalkan sanak saudara
Bahkan istri dan anak-anak mereka
Untuk pergi yang tak jelas kapan kembali?
Bahkan tak jelas apakah mereka akan kembali?
Kalaupun kembali, apakah tetap sempurna badan dan jiwa mereka?
Itulah realitas kehidupan kita sekarang
Generasi pelanjut yang merasakan kebahagiaan
Di atas tetasan darah para pejuang
Di atas luka-luka para relawan
Di atas siksaan terali besi yang sangat kejam
Di atas hinaan, tindasan, dan pemaksaan para penjahat perang
Di atas deraian air mata keluarga yang ditinggalkan
Tetapi siapa yang memikirkan itu???
Semua ingin melakoni peran penjajah
Tidak ada yang ingin melakoni peran pahlawan
Generasi berikutnya menjadi penjajah bangsanya sendiri
Generasi yang muncul menindas bangsanya sendiri
Generasi baru merampas bangsanya sendiri
Generasi harapan menumpahkan darah bangsanya sendiri
Generasi yang lahir lebih jahat dari para penjajah dahulu
Mereka musang berbulu domba
Menindas perlahan-lahan namun pasti
Menyiksa sedikit-sedikit namun pasti
Perusakannya lebih berat
Penghancurannya lebih besar
Hawa nafsu perampokannya lebih menakutkan
Mungkin ada yang tampil sempurna di hadapan manusia
Ada yang laksana pengangkat nama bangsa
Ada yang dielu-elukan bangsanya sendiri
Ada yang disanjung-sanjung sebagai pahlawan bangsanya
Tetapi apa yang ada dalam hati dan pikirannya?
Mereka terus merampas
Mereka terus merampok
Mereka terus mengambil
Mereka terus menghabiskan
Mereka terus memeras
Mereka terus menindas
Mereka terus menyakiti
Mereka terus membangun luka-luka baru
Mereka terus menghamburkan
Mereka terus menyia-nyiakan
Mereka terus membuang
Mereka terus berfoya-foya
Mereka terus sewenang-wenang
Mereka terus mencari kepuasan tanpa henti
Walau semakin merapuhkan bangunan rumah bangsa ini
Hingga rumah ini reot, rapuh, keropos, lukanya membusuk, tenggelam dan akhirnya tak bisa ditinggali lagi
Tapi pencuri dan perampok itu sudah menyiapkan sampan
Untuk segera kabur melarikan diri
Setelah rumah bangsa ini tenggelam
Tak peduli anak bangsa yang lain
Masa bodoh ..
Mereka layak ditinggalkan dan dilupakan......
Anak bangsa ini merindukan....
Mana jiwa memerdekakan yang pernah ada di negeri ini
Mana jiwa kepahlawanan yang pernah membahagiakan seluruh anak bangsa
Mana jiwa besar menanggung derita saat ini untuk kebahagiaan bangsa di masa depan
Apakah roh-roh dan jiwa itu sudah hilang terangkat dari bumi pertiwi???
Naif rasanya
Bangsa bertarbur bintang, jatuh terhina
Bangsa yang besar menjadi hina dina
Bangsa dengan sejarah panjang menjadi kotor
............
To be continued........
11 Agustus 2008 (Nanning, China)
Refleksi Selebrasi Kemerdekaan Indonesia yang ke-63
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah mengabulkan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia melawan musuh-musuhnya yang lebih canggih dan modern.
Sungguh besar jasa-jasa para pejuang, para pahlawan terdahulu.
Mereka korbankan harta, tenaga, waktu, pikiran bahkan jiwa mereka
Untuk meraih cita-cita yang agung
Kemerdekaan negeri ini dari penjajahan yang menindas dan menyakitkan.
Mereka tidak ingin generasi setelah mereka tetap terjajah
Ditindas oleh bangsa asing
Walaupun untuk itu mereka harus menunda kebahagiaan hidup saat itu
Mereka haurs mengorbankan yang paling berharga pada diri manusia, yaitu KEHIDUPAN
Para pejuang hanya berpikir bagaimana bangsa ini nantinya..
Mereka berbaris dalam satu barisan, berkumpul di bawah panji yang satu panji perjuangan.
Mereka tinggalkan kampung halaman
Mereka tinggalkan sanak saudara
Bahkan istri dan anak-anak mereka
Untuk pergi yang tak jelas kapan kembali?
Bahkan tak jelas apakah mereka akan kembali?
Kalaupun kembali, apakah tetap sempurna badan dan jiwa mereka?
Itulah realitas kehidupan kita sekarang
Generasi pelanjut yang merasakan kebahagiaan
Di atas tetasan darah para pejuang
Di atas luka-luka para relawan
Di atas siksaan terali besi yang sangat kejam
Di atas hinaan, tindasan, dan pemaksaan para penjahat perang
Di atas deraian air mata keluarga yang ditinggalkan
Tetapi siapa yang memikirkan itu???
Semua ingin melakoni peran penjajah
Tidak ada yang ingin melakoni peran pahlawan
Generasi berikutnya menjadi penjajah bangsanya sendiri
Generasi yang muncul menindas bangsanya sendiri
Generasi baru merampas bangsanya sendiri
Generasi harapan menumpahkan darah bangsanya sendiri
Generasi yang lahir lebih jahat dari para penjajah dahulu
Mereka musang berbulu domba
Menindas perlahan-lahan namun pasti
Menyiksa sedikit-sedikit namun pasti
Perusakannya lebih berat
Penghancurannya lebih besar
Hawa nafsu perampokannya lebih menakutkan
Mungkin ada yang tampil sempurna di hadapan manusia
Ada yang laksana pengangkat nama bangsa
Ada yang dielu-elukan bangsanya sendiri
Ada yang disanjung-sanjung sebagai pahlawan bangsanya
Tetapi apa yang ada dalam hati dan pikirannya?
Mereka terus merampas
Mereka terus merampok
Mereka terus mengambil
Mereka terus menghabiskan
Mereka terus memeras
Mereka terus menindas
Mereka terus menyakiti
Mereka terus membangun luka-luka baru
Mereka terus menghamburkan
Mereka terus menyia-nyiakan
Mereka terus membuang
Mereka terus berfoya-foya
Mereka terus sewenang-wenang
Mereka terus mencari kepuasan tanpa henti
Walau semakin merapuhkan bangunan rumah bangsa ini
Hingga rumah ini reot, rapuh, keropos, lukanya membusuk, tenggelam dan akhirnya tak bisa ditinggali lagi
Tapi pencuri dan perampok itu sudah menyiapkan sampan
Untuk segera kabur melarikan diri
Setelah rumah bangsa ini tenggelam
Tak peduli anak bangsa yang lain
Masa bodoh ..
Mereka layak ditinggalkan dan dilupakan......
Anak bangsa ini merindukan....
Mana jiwa memerdekakan yang pernah ada di negeri ini
Mana jiwa kepahlawanan yang pernah membahagiakan seluruh anak bangsa
Mana jiwa besar menanggung derita saat ini untuk kebahagiaan bangsa di masa depan
Apakah roh-roh dan jiwa itu sudah hilang terangkat dari bumi pertiwi???
Naif rasanya
Bangsa bertarbur bintang, jatuh terhina
Bangsa yang besar menjadi hina dina
Bangsa dengan sejarah panjang menjadi kotor
............
To be continued........
11 Agustus 2008 (Nanning, China)
Jumat, 25 Juli 2008
Langganan:
Postingan (Atom)